Lo founder, tapi marketing masih lo kerjain sendiri? Itu bukan salah lo.
Bukan karena lo gak capable. Masalahnya: sebagai solo founder, waktu lo terbatas — dan marketing cuma satu dari puluhan hal yang harus lo urus setiap hari. Tanpa bantuan, lo bakal terus terjebak di kerjaan operasional yang berulang.
Lo harus mikirin produk, operasional, customer — tapi setiap hari masih harus bikin konten, riset, dan nulis copy. Ujung-ujungnya semua setengah-setengah.
Lo udah coba ChatGPT, Claude, tools ini-itu — tapi output-nya random. Sekali oke, besoknya beda lagi. Lo jadi ragu: emang AI bisa bantu beneran?
Budget buat hire asisten marketing masih berat. Tapi lo tau lo gak bisa terus-terusan ngerjain semuanya sendiri tanpa bantuan sistem.
Lo tau lo seharusnya fokus di strategi dan growth, tapi realitanya lo masih terjebak ngerjain hal-hal teknis marketing yang berulang setiap minggu.